Jika tak ada janji sebelum petang itu
Mungkin akan lain ceritanya
Lebih manusiawi bila kau yang diperjuangkan
Bukan seseorang, yang padahal sudah berusaha
Mengambil langkah
Dan mundur teratur
Mengguyur habis semua tanam
Ternyata tuai tetap kembali
Walau terlalu lambat
Sekarang dapatkah ia kembali menata balok-balok rasa?
Yang hancur kembali oleh satu godam pinta
Ia sudah berusaha, aku jamin itu
Demi kau, yang duniamu lebih berarti dibandingkan
Pengakuan yang padahal ia damba-dambakan sejak sumurnya yang lain mengering
Dia pun sekarang masih memilih bisu
Menutup semua kemungkinan pintu yang dapat terbuka
Aku jamin itu
Mungkin akan lain ceritanya
Lebih manusiawi bila kau yang diperjuangkan
Bukan seseorang, yang padahal sudah berusaha
Mengambil langkah
Dan mundur teratur
Mengguyur habis semua tanam
Ternyata tuai tetap kembali
Walau terlalu lambat
Sekarang dapatkah ia kembali menata balok-balok rasa?
Yang hancur kembali oleh satu godam pinta
Ia sudah berusaha, aku jamin itu
Demi kau, yang duniamu lebih berarti dibandingkan
Pengakuan yang padahal ia damba-dambakan sejak sumurnya yang lain mengering
Dia pun sekarang masih memilih bisu
Menutup semua kemungkinan pintu yang dapat terbuka
Aku jamin itu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar