Euforia sabtu malam ketika pengumuman juara dibacakan bahkan belum luntur hingga kini.
Senang, haru, bangga, semua benar-benar campur aduk ; sulit untuk teridentifikasi kadar rasa mana yang lebih dominan saat itu.
Mengingat perjuanganku dan Iky yang harus berkutat dengan banyak buku-hapalan-diskusi kasus-bimbingan dengan dokter spesialis berbulan-bulan sebelum kompetisi ini diadakan.
Tak terhitung berapa kuliah yang kami tinggalkan, pun juga absen saat acara keluarga dengan alasan klasik yang tidak jauh-jauh dari : belajar, diskusi, atau ada deadline untuk menghabiskan buku.
Dibilang selalu lancar berjuang berdua? Tidak juga.
Kami sama-sama tipe orang yang tidak mau kalah, keras kepalaku bahkan tidak ada apa-apanya dibandingkan partnerku sendiri. Satu menjelaskan tentang kasus A, lantas saat yang lain tidak atau kurang setuju dengan literatur yang dijelaskan, langsung babat habis hingga ke akar (Maaf terlalu sering menyela, Ky. Sekarang baru merasa bersalah euy, wkwk)
Kami juga tipe pembelajar yang berbeda. Ketika suasana belajar buatku harus serius, tanpa tawa, tanpa guyonan di tengah pembahasan kasus, Iky entah dengan caranya bisa memodifikasi itu semua dengan distraction yang seringkali kuanggap sebagai pengganggu, haha.
Lantas kemudian lebih banyak saling sikut, berbeda pendapat, dan akhirnya ditutup dengan kata-kata ampuh, "ya sudah deh, Ky".
Namun sungguh, di atas itu semua, salah satu syukurku adalah punya partner yang bisa paham dengan betapa cerewetnya aku dalam mempersiapkan sesuatu hingga ke noktah terkecil dari itu, serta bisa melengkapinya tanpa harus saling abai dengan kebiasaan masing-masing selama kami harus berjuang bersama-sama.
Pun dibalik kekurangan itu, kita sudah bisa membuktikan bahwa kita bisa saling meng-cover dalam tiap kesulitan Ky, bahkan hingga hari-H kompetisi (Thanks sudah menjadi sangat positif ketika lomba, even saat kegalauan SOCA-PH saat itu, Ner hiks).
I couldn't have made this far if I weren't without you!
Thanks a lot, Ky!
![]() | |
| H-12 keberangkatan (Dibalik senyuman ada seabrek beban, wkwk) |
![]() |
| Pose habis gelap terbitlah terang (cry a river) |
Ps. Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah.
Setelah selesai satu urusan, selesaikanlah lagi urusan yang lain. Semoga berkah yang bisa kita persembahkan untuk almamater.
Semangat, UNLAM!

